Chords.id - Lirik lagu STORY OF GOD dari Justin Bieber dengan terjemahan yang dirilis pada 5 September 2025 dalam album SWAG II lengkap dengan makna lagu serta arti lirik STORY OF GOD ke dalam terjemahan Bahasa Indonesia.
Lagu yang berjudul STORY OF GOD dibawakan oleh Justin Bieber, yang sebelumnya telah merilis lagu WHEN IT'S OVER dan sudah dialih bahasakan lirik lagunya.
Arti lirik lagu STORY OF GOD menceritakan tentang -.
Makna lagu “Story of God” dari Justin Bieber menggambarkan refleksi spiritual tentang hubungan manusia dengan kepercayaan, harapan, dan makna hidup. Lagu ini menghadirkan suasana yang tenang dan penuh perenungan, seolah mengajak pendengar untuk melihat perjalanan hidup sebagai bagian dari cerita yang lebih besar. Di dalamnya terdapat perasaan kagum dan kerendahan hati, menunjukkan bagaimana seseorang mencoba memahami perannya dalam alur kehidupan yang sering kali terasa misterius.
Secara keseluruhan, lagu ini berbicara tentang pencarian makna dan keyakinan di tengah perjalanan hidup yang penuh perubahan. Dilihat dari keseluruhan liriknya, cerita dalam lagu ini menyoroti upaya seseorang untuk memahami bagaimana kehidupannya terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Ia merenungkan perjalanan yang telah ia lalui dan mencoba melihat setiap peristiwa sebagai bagian dari kisah yang memiliki tujuan. Perasaan ini disampaikan dengan nada yang lembut dan penuh refleksi, mencerminkan proses batin dalam mencari kedamaian melalui keyakinan dan pemahaman diri.
Lagu ini menekankan bahwa perjalanan manusia sering kali dipenuhi dengan pelajaran yang membawa seseorang lebih dekat pada pemahaman tentang dirinya dan tentang kehidupan itu sendiri. Atmosfer yang tercipta terasa khusyuk dan penuh harapan, menggambarkan perjalanan spiritual yang perlahan membawa seseorang menuju rasa damai dan penerimaan.
Lirik Lagu STORY OF GOD - Justin Bieber dengan Terjemahan
[Verse]
Aku bukan hanya berbicara tentang sinar matahari yang menembus rimbun pepohonan seperti emas cair yang hangat di kulitku Taman itu bukan sekadar tempat kami tinggal, ia bernapas bersama kami Seekor singa, makhluk besar dan indah itu, akan menyandarkan kepalanya yang berat pada sentuhanku Dan Hawa, ketika aku memandangnya, akhirnya aku mengerti maksud Tuhan ketika Ia berkata, “Sungguh amat baik” (oh) Kau selalu tahu ketika Ia dekat Seolah-olah seluruh alam semesta condong untuk mendengarkan Sebuah kehadiran kebaikan yang bergerak di antara pepohonan Suara-Nya bukan sekadar bunyi Saat Ia berbicara, suaranya hangat dan bergema, bergetar di dalam dadaku (oh, mengapa?) Tak ada jarak di antara kami, tak ada keraguan, tak ada yang disembunyikan, semuanya utuh Kami sepenuhnya bebas, kecuali satu hal di pusat taman, pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat (ooh) Tuhan berkata dengan sangat jelas, “Jangan menyentuhnya, pada hari engkau memakannya, engkau akan mati” (oh, oh, oh) Kami mempercayainya, tentu saja kami percaya Buah itu tampak berbeda, bukan hanya terlihat lezat, tetapi juga tampak bijaksana Suara itu milik ular, yang paling cerdik dan paling indah di antara semuanya “Benarkah Tuhan berkata bahwa kalian tidak boleh makan dari pohon mana pun?” Tiba-tiba Tuhan yang memberi kami segalanya terdengar seolah membatasi kami (ooh, oh) Ia berkata bahwa “mataku akan terbuka” dan bahwa “aku akan menjadi seperti Tuhan” (ooh, oh) Ia membuatnya seolah-olah Tuhan menahan sesuatu dari kami Ketegangan itu tak tertahankan, aku menggigitnya Dunia seakan miring, ia memberikannya kepadaku, matanya liar (dan semuanya terasa liar) Pasanganku, cerminan diriku, masih berdiri di sana (oh Tuhan) Dan seketika itu juga, cahaya pun retak (oh Tuhan) Udara menjadi dingin (oh Tuhan), aku memandang Hawa, dan ia memandangku Aku melihat bahwa kami terbuka, rapuh, telanjang (dan aku berkata, “oh Tuhan”) Kami meraih daun ara yang besar dan kasar, lalu menjahitnya bersama (aku berkata, “oh Tuhan”) Lalu kami mendengarnya, langkah kaki-Nya Kini justru berarti ketakutan, ketakutan yang mutlak (oh Tuhan) Kami berlari, bersembunyi di semak paling lebat dan gelap yang dapat kami temukan (oh Tuhan), menahan napas Lalu terdengar suara-Nya, bukan marah, bukan berteriak, lebih buruk dari itu, patah hati, “Di manakah engkau?” Yang Ia tanyakan adalah di mana kami berada dalam hubungan kami dengan-Nya Pertanyaan itu datang, lembut namun tegas, “Apa yang telah kau lakukan? Apakah engkau memakan buah itu?” (oh) Aku memandang perempuan yang kucintai, lalu aku menunjuk Lalu aku menunjuk ular itu, “Ia menipuku” Dan keputusan pun jatuh, dunia kini rusak, karena kami yang merusaknya Hubungan akan menjadi rumit dan menyakitkan, dan kematian Kata yang dulu tak kami mengerti kini memiliki wujud—wujud kami sendiri Salah satu makhluk yang dahulu Adam beri nama Pakaian itu berbau kehilangan, namun menutupi rasa malu Itulah momen yang menakutkan sekaligus penuh kelembutan Ia menghakimi kami, ya, namun Ia tidak meninggalkan kami Namun kami tak dapat tinggal lagi, kami memilih pengetahuan daripada keintiman Udara terasa lebih tipis di sini, tanah terasa keras di bawah kakiku Saat kami melangkah keluar dari Eden untuk terakhir kalinya, kami menoleh ke belakang, dan semuanya terasa begitu berat Memegang pedang yang berputar seperti pusaran angin Gerbang itu tertutup dengan dentuman yang bergema ke seluruh alam semesta Kami kehilangan firdaus, kehilangan hubungan yang utuh, kami merusak dunia Dan begitulah keheningan itu dimulai, perpisahan yang panjang Sebuah janji aneh berbisik dari Tuhan tentang seorang Juruselamat yang akan datang Seseorang yang akan meremukkan kepala ular itu Namun kisah tentang Tuhan, baru saja dimulaiItulah terjemahan lirik dan artinya STORY OF GOD, kini bernyanyi dan menikmati lagu Bahasa Inggris dari Justin Bieber semakin asik karena sudah tahu interpretasi, fakta dan maknanya.
- 1. Lirik Lagu STORY OF GOD - Justin Bieber dan Terjemahan Lagu - Chords.id
- 2. Ganti Lirik Lagu STORY OF GOD - Justin Bieber dan Terjemahan Lagu - Chords.id
- 3. Author Lagu CHORDS.ID