Chords.id - Lirik lagu The WhatsApp Shakespeare. dari RAYE dengan terjemahan yang dirilis pada 27 Maret 2026 dalam album THIS MUSIC MAY CONTAIN HOPE. lengkap dengan makna lagu serta arti lirik The WhatsApp Shakespeare. ke dalam terjemahan Bahasa Indonesia.
Lagu yang berjudul The WhatsApp Shakespeare. dibawakan oleh RAYE, yang sebelumnya telah merilis lagu I Will Overcome. dan sudah dialih bahasakan lirik lagunya.
Arti Makna Lagu The WhatsApp Shakespeare.
Arti lirik lagu The WhatsApp Shakespeare. menceritakan tentang -.
Makna lagu “The WhatsApp Shakespeare” dari RAYE adalah sebuah narasi yang penuh kecerdasan dan puitis tentang cinta modern yang dirasakan lewat percakapan digital, di mana perasaan yang dulunya romantis kini dibungkus dengan humor, sindiran, dan kekeliruan yang terasa seperti tragedi klasik zaman sekarang. Judulnya sendiri menggambarkan bagaimana hubungan masa kini sering kali terjadi lewat pesan di aplikasi, seolah setiap baris chat adalah bait puisi yang ditulis oleh seorang Shakespeare versi WhatsApp seorang yang romantis dan luwes dalam kata namun pada kenyataannya penuh tipu daya dan drama
RAYE membuka kisah dengan penceritaan yang hampir seperti dongeng atau tragedi kuno. Ia menggunakan citra-citra yang mengingatkan pada kisah Romeo dan Juliet namun dialihkan ke realitas modern di mana sosok yang dulu tampak manis dan memikat ternyata berubah menjadi pribadi yang menipu dan tidak tulus. Lagu ini juga penuh dengan gambaran dramatis dan metafora yang kuat seperti pernyataan bahwa sang Romeo modern bukan hanya memikat tetapi telah mengecoh banyak orang yang percaya padanya seakan menyeret mereka ke dalam kisah cinta yang tidak sehat seperti seorang Juliet yang terus mendengar rayuan manis namun berakhir terluka.
Lirik Lagu The WhatsApp Shakespeare. - RAYE dengan Terjemahan
[Part I]
[Verse 1]
Once upon a time there was a (Girl)
Dahulu kala ada seorang gadis (Girl)
Girl and there was a serpent (Serpent)
Gadis itu dan ada seekor ular (Serpent)
Oh, and her name was Eve (Eve)
Oh, namanya adalah Hawa (Eve)
And she took a bite from the apple (Apple)
Dan dia menggigit apel itu (Apple)
And the story ain't this dissimilar (Yeah)
Cerita ini tak begitu berbeda (Yeah)
Many, many, many, many moons later
Bulan demi bulan, bertahun-tahun kemudian
She'd be deceived by her very own traitor
Dia dikhianati oleh pengkhianatnya sendiri
And he weren't even my type on paper
Padahal dia bahkan bukan tipeku di atas kertas
Such sweet poetry he would write
Puisi manis yang ia tulis
The WhatsApp Shakespeare killer, we call him
Kami memanggilnya Pembunuh Shakespeare WhatsApp
Lies just to climb into your bedroom door
Dusta demi bisa masuk ke kamarmu
Now you're fighting for your life on your bedroom floor
Sekarang kau berjuang untuk hidup di lantai kamar
And then, oh, devil did send him
Lalu, oh, setan mengirimnya
Heart of blue, black venom
Hati biru, racun hitam
My mother knew when she met him
Ibuku tahu begitu bertemu dengannya
Wolf in sheep's clothes, oh, but in this case, denim
Serigala berbulu domba, oh, tapi kali ini dengan denim
Uh, cold-blood felon
Uh, penjahat berdarah dingin
[Pre-Chorus]
Oh, mother would then mourn the ghost of her daughter
Oh, ibu akan meratapi hantu putrinya
As he lured me in like a lamb to the slaughter
Saat dia memikatku bak domba menuju pemenggalan
Yeah, yeah, sounds very dramatic, don't it?
Ya, ya, terdengar sangat dramatis, bukan?
A modern-day tragedy, I call it
Tragedi modern, itulah yang kukatakan
It's a true story, it happened
Ini cerita nyata, benar-benar terjadi
[Chorus]
Oh, how he'd romance (Romance), on me, on me, on me
Oh, bagaimana dia merayu (Merayu), padaku, padaku, padaku
He'd WhatsApp call me, call me with a
Dia meneleponku lewat WhatsApp, menelepon dengan
"Wherefore art thou, true love?"
"Di manakah kau, cinta sejati?"
He strikes again, oh, he's a cursive kisser
Dia menyerang lagi, oh, dia pencium dengan tulisan miring
He'd romance, on me, on me, on me
Dia merayu, padaku, padaku, padaku
Romeo, oh, no, I was a fool to love you, damn
Romeo, oh, tidak, aku bodoh mencintaimu, sial
Juliet must run, Juliet must vanish
Juliet harus lari, Juliet harus lenyap
Damn it, cut him off, savage, he must be banished
Sialan, putuskan darinya, kejam, dia harus diusir
The WhatsApp Shakespeare killer
Pembunuh Shakespeare WhatsApp
[Verse 2]
I was still breathing, baby, just barely (Barely)
Aku masih bernapas, sayang, nyaris tak mampu (Barely)
Grandma had to bring her Bible (Bible)
Nenek harus membawa Injilnya (Bible)
Sister wanna hunt him down
Saudariku ingin mengejarnya
But only Jesus can save him now
Tapi hanya Yesus yang bisa menyelamatkannya sekarang
Like-like-like Lazarus, I did rise
Seperti Lazarus, aku bangkit kembali
What a miracle she could survive
Sungguh mukjizat dia bisa bertahan
Last text sent in the dead of the night
Pesan terakhir dikirim di tengah malam
When the light in her eyes left with him
Saat cahaya di matanya pergi bersamanya
Hold sis earrings, go get him
Pegang anting saudariku, pergi kejar dia
[Pre-Chorus]
Oh, mother would then mourn the ghost of her daughter
Oh, ibu akan meratapi hantu putrinya
As he lured me in like a lamb to the slaughter
Saat dia memikatku bak domba menuju pemenggalan
Yeah, yeah, sounds very dramatic, don't it?
Ya, ya, terdengar sangat dramatis, bukan?
A modern-day tragedy, I call it
Tragedi modern, itulah yang kukatakan
Not with thy flesh, but with thy words, he would
Bukan dengan tubuhnya, tapi dengan kata-katanya, ia melakukannya
[Chorus]
Romance (Romance), on me, on me, on me
Merayu (Merayu), padaku, padaku, padaku
He'd WhatsApp call me, call me with a
Dia menelepon lewat WhatsApp, menelepon dengan
"Wherefore art thou, true love?"
"Di manakah kau, cinta sejati?"
He strikes again, oh, he's a cursive kisser
Dia menyerang lagi, oh, dia pencium dengan tulisan miring
He'd romance, on me, on me, on me
Dia merayu, padaku, padaku, padaku
Romeo, oh, no, I was a fool to love you, damn
Romeo, oh, tidak, aku bodoh mencintaimu, sial
Juliet must run, Juliet must vanish
Juliet harus lari, Juliet harus lenyap
Damn it, cut him off, savage, he must be banished
Sialan, putuskan darinya, kejam, dia harus diusir
The WhatsApp Shakespeare killer
Pembunuh Shakespeare WhatsApp
[Outro]
Run, Juliet, run, Juliet, run
Lari, Juliet, lari, Juliet, lari
Silence all notifications
Bisukan semua notifikasi
Forward this text to at least ten people, please
Teruskan teks ini ke minimal sepuluh orang, tolong
Thy words I plead from thy tongue
Kata-katamu aku mohon dari bibirmu
His weapons of mass seduction
Senjatanya adalah daya tarik yang luar biasa
My midsummer night nightmare
Mimpi burukku di malam pertengahan musim panas
Don't end up like me
Jangan berakhir sepertiku
[Segue]
He's still out there, Romeo Fraud
Dia masih di luar sana, Romeo Penipu
He's a 6'2" sick mother—, five months minimum recovery
Dia tinggi 6'2", sakit—, minimal lima bulan pemulihan
From a sweet lie to the all-out Shakespearean voice-note-ery
Dari kebohongan manis ke pesan suara bergaya Shakespeare
Though I'd love to clarify
Meskipun aku ingin menjelaskan
No one did die in the story
Tak ada yang mati dalam cerita ini
But I did inside when I found out
Tapi aku mati di dalam saat mengetahuinya
[Part II]
[Intro]
I was one of seven other leading ladies
Aku salah satu dari tujuh pemeran utama wanita lainnya
Starring in the new romantic thriller
Berperan dalam thriller romantis terbaru
[Verse]
Presenting the WhatsApp Shakespeare Killer
Mempersembahkan Pembunuh Shakespeare WhatsApp
Ooh, he's a cursive kisser (Romeo Fraud)
Ooh, dia pencium dengan tulisan miring (Romeo Penipu)
He'd WhatsApp call me (Call me, call me with the, wow)
Dia menelepon lewat WhatsApp (Menelepon, menelepon, wow)
"Wherefore (Ooh) art thou (Mm), true love?" (Na-na-na-na-na, na-na-na-na-na) Oh (Ba-bum, ba-bum, dum)
"Di manakah (Ooh) kau (Mm), cinta sejati?" (Na-na-na-na-na, na-na-na-na-na) Oh (Ba-bum, ba-bum, dum)
[Bridge]
He would romance
Dia akan merayu
Where once I lived in the palm of his hand
Saat aku hidup dalam genggaman tangannya
And at the time, how could I understand?
Dan saat itu, bagaimana aku bisa mengerti?
Why now, I ask you to forward this message or face seven months' sadness
Kenapa sekarang, aku meminta kau teruskan pesan ini atau alami tujuh bulan kesedihan
[Outro]
You better run
Kau sebaiknya lari
Stick it to the man
Tegakkan dirimu pada si pria itu
You better run while you can
Kau sebaiknya lari selagi bisa
Fact, your Uber's outside
Faktanya, Uber-mu sudah di luar
Must learn the art of airtime
Harus belajar seni mengatur waktu
You never must reply
Kau tak boleh membalas
You must escape the clutches of this fake Prince Charming
Kau harus melarikan diri dari cengkeraman Pangeran Tampan palsu ini
A.k.a. the WhatsApp Shakespeare, darling, dun-dun, dun-dun-dun
Alias Pembunuh Shakespeare WhatsApp, sayang, dun-dun, dun-dun-dun
Itulah terjemahan lirik dan artinya The WhatsApp Shakespeare., kini bernyanyi dan menikmati lagu Bahasa Inggris dari RAYE semakin asik karena sudah tahu interpretasi, fakta dan maknanya.
Informasi Lagu The WhatsApp Shakespeare. |
|
|---|---|
| Artis | RAYE |
| Ditulis | RAYE, Mike Sabath, Tom Richards & Callum Au |
| Produser | RAYE & Mike Sabath |
| Dirilis | 27 Maret 2026 |
| Album | THIS MUSIC MAY CONTAIN HOPE. |
Video Musik RAYE - The WhatsApp Shakespeare. (Official)
- 1. Lirik Lagu The WhatsApp Shakespeare. - RAYE dan Terjemahan Lagu - Chords.id
- 2. Ganti Lirik Lagu The WhatsApp Shakespeare. - RAYE dan Terjemahan Lagu - Chords.id
- 3. Author Lagu CHORDS.ID