Lirik Lagu Scene Six: Home - Dream Theater dan Terjemahan Lagu

Di kirim oleh : CHORDS.ID Kirim Chords Monday, 13 Jul 2026 | 11:01
Lirik Lagu Scene Six: Home - Dream Theater dan Terjemahan Lagu

Chords.id - Lirik lagu Scene Six: Home dari Dream Theater dengan terjemahan Bahasa Indonesia yang dirilis pada 26 Oktober 1999 dalam album Live Scenes from New York, lengkap dengan makna lagu serta arti lirik Scene Six: Home ke dalam Bahasa Indonesia.

Lagu Scene Six: Home dibawakan oleh Dream TheaterDream Theater adalah band progressive metal asal Amerika Serikat yang dibentuk pada tahun 1985. Band ini dikenal karena kemampuan teknis luar biasa dari para anggotanya, struktur lagu yang kompleks, serta karya-karya konsep yang menggabungkan musik dengan cerita mendalam. 

Lagu “Scene Six: Home” melanjutkan kisah Nicholas yang mengungkap kehidupan masa lalunya melalui hipnosis, dengan tema tentang kenangan, obsesi, konflik batin, dan hubungan yang tragis. Fakta uniknya, “Home” memiliki perpaduan khas Dream Theater antara riff metal berat, bagian keyboard bernuansa misterius, dan elemen musik Timur Tengah yang memberikan suasana dramatis serta berbeda dari lagu progressive metal pada umumnya. Lagu ini juga menjadi salah satu karya yang sering dianggap sebagai bagian paling ikonik dari album Scenes from a Memory.

Makna lagu Scene Six: Home dari Dream Theater adalah tentang konflik antara hasrat, rasa bersalah, kenangan masa lalu, dan dorongan seseorang untuk kembali menghadapi sesuatu yang selama ini menghantuinya. lagu ini melanjutkan perjalanan Nicholas dalam mengungkap kehidupan masa lalunya melalui regresi hipnosis. "Home" dalam lagu ini bukan hanya berarti sebuah tempat, tetapi juga simbol dari sesuatu yang terus menarik seseorang kembali baik berupa cinta yang terlarang, luka lama, rahasia yang belum terselesaikan, maupun bagian dari dirinya yang belum ia pahami.

Dalam liriknya, gambaran kota yang memanggil kembali, kenangan yang penuh kesedihan, serta pergulatan antara cinta, tipu daya, dan kematian menggambarkan sebuah hubungan yang dibangun di atas konflik moral. Kata "home" menjadi metafora untuk sesuatu yang terasa akrab tetapi juga berbahaya, seperti kebiasaan atau dorongan yang sulit dilepaskan meskipun membawa kehancuran. Kisah tentang hubungan Victoria, Edward, dan Julian memperlihatkan bagaimana keinginan pribadi dapat bertentangan dengan kesetiaan dan nilai moral. Perasaan cinta yang kuat bercampur dengan pengkhianatan menciptakan dilema emosional, di mana karakter-karakter dalam lagu seolah terjebak dalam siklus keinginan, penyesalan, dan konsekuensi. Dari sudut pandang Nicholas, pencarian terhadap kisah Victoria bukan hanya usaha menemukan fakta masa lalu, tetapi juga perjalanan untuk memahami identitas dan hubungan antara dirinya dengan tragedi tersebut.

Lagu ini terasa relevan karena menggambarkan bagaimana manusia sering kali memiliki sisi masa lalu yang sulit dilepaskan, baik berupa kenangan, kesalahan, maupun emosi yang belum terselesaikan. Home mengajarkan bahwa sesuatu yang terasa familiar tidak selalu berarti baik bagi kita, dan terkadang seseorang harus menghadapi masa lalunya untuk benar-benar memahami dirinya sendiri. Pada akhirnya, lagu ini menyampaikan bahwa pencarian terhadap kebenaran dapat membawa rasa sakit, tetapi juga menjadi jalan menuju pemahaman dan kebebasan dari hal-hal yang selama ini membelenggu pikiran dan hati.

Lirik Lagu Scene Six: Home - Dream Theater dengan Terjemahan

[Verse 1: The Sleeper]

Shine, lake of fire!
Bersinarlah, danau api!
Lines take me higher
Garis-garis membawaku lebih tinggi

My mind drips desire
Pikiranku meneteskan hasrat
Confined and overtired
Terbelenggu dan terlalu lelah

Living this charade is getting me nowhere
Menjalani kepura-puraan ini tak membawaku ke mana pun
I can't shake this charade, the city's cold blood calls me home
Aku tak bisa melepaskan kepura-puraan ini, darah dingin kota memanggilku pulang

[Pre-Chorus: The Sleeper]

Home, it's what I long for
Rumah, itulah yang kurindukan
Back home where I belong!
Kembali ke rumah tempatku berada!

[Chorus: The Sleeper]

The city, it calls to me! (Love, deceit, death)
Kota itu memanggilku! (Cinta, tipu daya, kematian)
Decadent scenes from my memory
Pemandangan kelam dari ingatanku

Sorrow, eternity (Love, deceit, death)
Kesedihan, keabadian (Cinta, tipu daya, kematian)
My demons are coming to drown me
Iblis dalam diriku datang untuk menenggelamkanku

Help, I'm falling, I'm crawling
Tolong, aku terjatuh, aku merangkak
I can't keep away from its clutch
Aku tak bisa menjauh dari cengkeramannya

Can't have it, this habit
Aku tak bisa memilikinya, kebiasaan ini
It's calling me back to my home
Ini memanggilku kembali ke rumahku

[Interlude: The Miracle]

"I remember the first time she came to me
"Aku ingat pertama kali dia datang kepadaku
She poured out her soul all night and cried
Dia mencurahkan isi hatinya sepanjang malam dan menangis

I remember I was told there's a new love that's born
Aku ingat pernah diberi tahu bahwa cinta baru telah lahir
For each one that has died"
Untuk setiap cinta yang telah mati"

[Verse 2: The Miracle]

I never thought that I could carry on with this lie
Aku tak pernah berpikir bahwa aku mampu melanjutkan kebohongan ini
But I can't resist myself no matter how hard I try
Namun aku tak mampu menahan diriku sekeras apa pun aku mencoba

Living their other life is getting them nowhere
Menjalani kehidupan lain mereka tak membawa mereka ke mana pun
I'll make her my wife, her sweet temptation calls me home
Aku akan menjadikannya istriku, godaan manisnya memanggilku pulang

[Pre-Chorus: The Miracle]

Home, it's what I long for
Rumah, itulah yang kurindukan
My home, where she belongs!
Rumahku, tempat dia berada!

[Chorus: The Miracle]

Her ecstasy, means so much to me (Love, deceit, death)
Kegembiraannya, begitu berarti bagiku (Cinta, tipu daya, kematian)
Even deceiving my own blood
Bahkan dengan menipu darah dagingku sendiri

Victoria watches and thoughtfully smiles (Love, deceit, death)
Victoria mengawasi dan tersenyum penuh arti (Cinta, tipu daya, kematian)
She's takin' me to my home
Dia membawaku pulang

Help, he's my brother, but I love her
Tolong, dia adalah saudaraku, tetapi aku mencintainya
I can't keep away from her touch
Aku tak bisa menjauh dari sentuhannya

Deception, dishonor
Tipu daya, kehinaan
It's calling me back to my home
Ini memanggilku kembali ke rumahku

[Chorus: Nicholas]

Her story, it holds the key (Love, deceit, death)
Kisahnya memegang kuncinya (Cinta, tipu daya, kematian)
Unlocking dreams from my memory
Membuka mimpi-mimpi dari ingatanku

Solving this mystery (Love, deceit, death)
Memecahkan misteri ini (Cinta, tipu daya, kematian)
Is everything that is a part of me
Adalah segala sesuatu yang menjadi bagian dari diriku

Help, regression, obsession
Tolong, kemunduran, obsesi
Can't keep away from its clutch
Tak bisa menjauh dari cengkeramannya

Leave no doubt, to find out
Tak menyisakan keraguan, untuk menemukan jawabannya
It's calling me back to my home
Ini memanggilku kembali ke rumahku

Itulah terjemahan lirik dan artinya Scene Six: Home, kini bernyanyi dan menikmati lagu Bahasa Inggris dari Dream Theater semakin asik karena sudah tahu interpretasi, fakta dan maknanya.

Contents
  1. 1. Lirik Lagu Scene Six: Home - Dream Theater dan Terjemahan Lagu - Chords.id
  2. 2. Ganti Lirik Lagu Scene Six: Home - Dream Theater dan Terjemahan Lagu - Chords.id
  3. 3. Author Lagu CHORDS.ID
Lagu Lirik Lagu Scene Six: Home - Dream Theater dan Terjemahan Lagu - Chords.id diatas adalah lagu yang dinyanyikan oleh Dream Theater dengan genre dengan bahasa , Lagu diatas di kirim oleh CHORDS.ID pada Monday, 13 Jul 2026 | 11:01
Bagikan Chords / Lirik Lagu ini ke teman-temanmu :