Lirik Lagu Octavarium - Dream Theater dan Terjemahan Lagu

Di kirim oleh : CHORDS.ID Kirim Chords Monday, 29 Jun 2026 | 12:01
Lirik Lagu Octavarium - Dream Theater dan Terjemahan Lagu

Chords.id - Lirik lagu Octavarium dari Dream Theater dengan terjemahan Bahasa Indonesia yang dirilis pada 7 Juni 2005 dalam album Quarantième: Live à Paris, lengkap dengan makna lagu serta arti lirik Octavarium ke dalam Bahasa Indonesia.

Lagu Octavarium dibawakan oleh Dream Theater, Dream Theater adalah band progressive metal/progressive rock asal Amerika Serikat yang dikenal karena kemampuan musikal yang sangat teknis, komposisi lagu yang kompleks, serta durasi lagu yang sering panjang dan penuh perubahan struktur. Band ini terdiri dari musisi berpengalaman yang masing-masing memiliki keahlian tinggi dalam instrumen mereka, sehingga sering dianggap sebagai salah satu pelopor dalam genre progressive metal modern.

“Octavarium” adalah salah satu karya paling ambisius dari Dream Theater yang juga menjadi judul album mereka yang dirilis pada tahun 2005. Lagu ini mengangkat tema tentang siklus kehidupan, keterhubungan segala hal, dan ide bahwa akhir sering kali kembali ke awal. Dengan struktur musik yang panjang, perubahan tempo yang dinamis, serta eksplorasi emosi dan teknikalitas yang dalam, “Octavarium” dianggap sebagai salah satu komposisi paling epik dan ikonis dalam diskografi Dream Theater.

Makna lagu Octavarium dari Dream Theater adalah tentang perjalanan eksistensial manusia yang berputar dalam siklus kehidupan, di mana seseorang terus mencari makna, jati diri, dan kebebasan, namun akhirnya sering kembali ke titik awal yang sama. Lagu ini menggambarkan kesadaran bahwa hidup tidak selalu bergerak lurus ke depan, melainkan seperti lingkaran besar yang membuat manusia terjebak dalam pola, kebiasaan, dan pertanyaan yang terus berulang tentang tujuan hidup dan kebebasan memilih jalan sendiri.

Dalam liriknya, perjalanan dimulai dari penolakan terhadap kehidupan yang dianggap “terlalu aman” dan biasa, lalu berubah menjadi pencarian sesuatu yang lebih besar dan bermakna. Namun seiring waktu, muncul kebingungan ketika realitas tidak selalu sesuai harapan, hingga muncul pertanyaan apakah hidup yang dijalani sudah benar-benar berbeda atau justru kembali menjadi versi lain dari hal yang dulu ingin dihindari. Bagian seperti pengalaman “medikasi” dan kehilangan kesadaran melambangkan hilangnya kendali atas pikiran dan identitas, seolah manusia bisa terjebak dalam sistem atau keadaan yang membuatnya tidak lagi sepenuhnya sadar akan dirinya sendiri. Pada akhirnya, berbagai referensi dan pengulangan tema musik serta lirik memperkuat konsep “full circle”, yaitu kembali ke titik awal setelah semua perjalanan panjang.

Lagu ini terasa relevan karena menggambarkan perasaan banyak orang yang merasa terjebak dalam rutinitas, ekspektasi hidup, atau siklus pencarian makna yang tidak pernah benar-benar selesai. Octavarium menjadi refleksi bahwa kebebasan mutlak mungkin hanyalah ilusi, karena setiap keputusan tetap membawa kita pada pola baru yang sering kali mirip dengan yang lama. Pada akhirnya, lagu ini mengajak pendengar untuk menyadari siklus tersebut, dan menemukan makna bukan dari keluar sepenuhnya dari lingkaran hidup, tetapi dari bagaimana kita menjalani setiap putarannya dengan kesadaran dan penerimaan.

Lirik Lagu Octavarium - Dream Theater dengan Terjemahan

[Part I – Someone Like Him]

[Instrumental Intro]

[Verse 1: James LaBrie]

I never wanted to become
Aku tak pernah ingin menjadi
Someone like him, so secure
Seseorang seperti dia, yang begitu mapan

Content to live each day
Puasa menjalani setiap hari
Just like the last
Seperti hari sebelumnya

I was sure I knew that
Aku yakin dulu aku tahu
This was not for me
Bahwa ini bukan untukku

And I wanted so much more
Dan aku menginginkan jauh lebih banyak
Far beyond what I could see
Melampaui apa yang bisa kulihat

So I swore that I'd never be someone like him
Maka aku bersumpah tak akan menjadi seperti dia

[Verse 2: James LaBrie]

So many years have passed
Bertahun-tahun telah berlalu
Since I proclaimed my independence
Sejak aku menyatakan kebebasanku

My mission, my aim
Misi, tujuan
And my vision, so secure
Dan visiku yang begitu pasti

Content to live each day
Puasa menjalani setiap hari
Like it's my last
Seolah itu hari terakhirku

It's wonderful to know that I could be
Sungguh menyenangkan mengetahui aku bisa menjadi
Something more than what I dreamed
Sesuatu lebih dari yang dulu kuimpikan

Far beyond what I could see
Melampaui apa yang bisa kulihat
Still I swear that I'm missing out this time
Namun aku merasa ada yang hilang kali ini

[Verse 3: James LaBrie]

As far as I could tell
Sejauh yang bisa kuketahui
There's nothing more I need
Tak ada lagi yang kubutuhkan

But still I ask myself
Namun tetap kutanya pada diriku
Could this be everything?
Apakah ini semua yang ada?

Then all I swore
Semua yang dulu kusumpahkan
That I would never be was now
Yang tak ingin kujadi kini justru terjadi

So suddenly, the only thing I wanted to become
Tiba-tiba satu-satunya hal yang ingin kujadi
To be someone just like him
Adalah menjadi seperti dia

[Part II – Medicate (Awakening)]

[Verse 4: James LaBrie]

A doctor sitting next to me
Seorang dokter duduk di sampingku
He asks me how I feel
Ia bertanya bagaimana perasaanku

Not sure I understand his questioning
Aku tak yakin memahami pertanyaannya
He says I've been away a while
Ia berkata aku telah lama “hilang”

But thinks he has cured me
Namun ia merasa telah menyembuhkanku
From a state of catatonic sleep
Dari kondisi tidur katatonik

[Pre-Chorus]

For 30 years, where have I been?
Selama 30 tahun, di mana aku berada?
Eyes open but not getting through to me
Mata terbuka namun tak benar-benar menyadarkanku

[Chorus]

Medicate me, infiltrate me
Obatilah aku, masuklah ke dalam diriku
Side effects appear as my conscience slips away
Efek samping muncul saat nuraniku perlahan hilang

Medicate me, science failing
Obatilah aku, ilmu pengetahuan gagal
Conscience fading fast, can't you stop what's happening?
Nuraniku memudar cepat, tak bisakah kau hentikan ini?

[Verse 5: James LaBrie]

A higher dosage he prescribes
Ia meresepkan dosis yang lebih tinggi
But there's no guarantee
Namun tak ada jaminan

I feel it starting to take over me
Aku mulai merasakan itu menguasai diriku
I tell him not to be ashamed
Aku berkata padanya untuk tak merasa bersalah

There's no one who's to blame
Tak ada yang harus disalahkan
A second shot, a brief awakening
Suntikan kedua, kesadaran singkat

[Pre-Chorus]

I feel the relapse can't break free
Aku merasa kambuh dan tak bisa lepas
Eyes open but not getting through to me
Mata terbuka namun tak benar-benar menyadarkanku

[Chorus]

Medicate me, infiltrate me
Obatilah aku, masuklah ke dalam diriku
Side effects appear, as my conscience slips away
Efek samping muncul saat nuraniku perlahan hilang

Medicate me, science failing
Obatilah aku, ilmu pengetahuan gagal
Conscience fading fast, can't you stop what's happening?
Nuraniku memudar cepat, tak bisakah kau hentikan ini?

[Part III – Full Circle]

[Verse 6: James LaBrie & Mike Portnoy]

(Isn't this where we came in?)
(Bukankah ini tempat kita memulai?)
Sailing on the seven seize the day tripper diem's ready
Berlayar di tujuh lautan, meraih hari, hidup untuk hari ini siap

Jack the ripper Owens Wilson Phillips and my supper's ready
Jack the Ripper, Owens, Wilson, Phillips, dan makan malamku siap
Lucy in the sky with diamond Dave's not here I come to save the
Lucy di langit bersama berlian, Dave tak di sini, aku datang untuk menyelamatkan

Day for nightmare cinema show me the way to get back home again
Hari dari mimpi buruk, bioskop kehidupan, tunjukkan jalan pulang lagi

[Chorus]

(Running forward, falling back) Spinning round and round
(Maju berlari, mundur terjatuh) berputar-putar tanpa henti
(Looking outward, reaching in) Scream without a sound
(Memandang keluar, meraih ke dalam) berteriak tanpa suara

(Leaning over, crawling up) Stumbling all around
(Membungkuk, merangkak naik) tersandung ke segala arah
(Losing my place, only to) Find I've come full circle
(Kehilangan arah, hanya untuk) menyadari aku kembali ke awal

[Verse 7]

Flying off the handle be careful with
Melayang tak terkendali, hati-hati dengan
That axe Eugene gene the dance machine
kapak itu, Eugene, gene, mesin tari

Messiah light my fire gabba gabba
Mesias, nyalakan apiku, gabba gabba
Hey hey my my generation's home again
Hei hei, generasiku kembali pulang

[Chorus]

(Running forward, falling back) Spinning round and round
(Maju berlari, mundur terjatuh) berputar-putar tanpa henti
(Looking outward, reaching in) Scream without a sound
(Memandang keluar, meraih ke dalam) berteriak tanpa suara

(Leaning over, crawling up) Stumbling all around
(Membungkuk, merangkak naik) tersandung ke segala arah
(Losing my place, only to) Find I've come full circle
(Kehilangan arah, hanya untuk) menyadari aku kembali ke awal

[Part IV – Intervals]

[Verse 8: James LaBrie & Mike Portnoy]

Root, our deadly sins feel his mortal wrath
Akar, dosa-dosa mematikan kita merasakan murka fana
Remove all obstacles from our path
Singkirkan semua rintangan dari jalan kita

Second, asking questions, search for clues
Kedua, bertanya, mencari petunjuk
The answer's been right in front of you
Jawabannya selalu ada di depanmu

Third, try to break through, long to connect
Ketiga, mencoba menembus, ingin terhubung
Fall on deaf ears and failed muted breath
Namun jatuh di telinga tuli dan napas yang tak terdengar

Fourth, loyalty, trust, faith and desire
Keempat, kesetiaan, kepercayaan, iman, dan keinginan
Carries love through each darkest fire
Membawa cinta melewati api tergelap

Fifth, tortured Insanity, a smothering hell
Kelima, kegilaan yang tersiksa, neraka yang menyesakkan
Try to escape but to no avail
Mencoba melarikan diri namun sia-sia

Sixth, the calls of admirers who claim they adore
Keenam, panggilan para pengagum yang mengaku mencintai
Drain all your lifeblood while begging for more
Menguras seluruh hidupmu sambil terus meminta lebih

Seventh, innocent victims of merciless crimes
Ketujuh, korban tak bersalah dari kejahatan tanpa belas
Fall prey to some madmen's impulsive designs
Jatuh dalam rancangan impulsif orang gila

Octave, step after step, we try controlling our fate
Oktaf, langkah demi langkah kita mencoba mengendalikan nasib
When we finally start living it has become too late
Saat kita mulai hidup, semuanya sudah terlambat

[Breakdown]

Trapped inside this Octavarium!
Terperangkap di dalam Octavarium!

[Part V – Razor’s Edge]

[Verse 9]

We move in circles, balanced all the while
Kita bergerak dalam lingkaran, seimbang sepanjang waktu
On a gleaming razor's edge
Di atas tepi pisau yang berkilau

A perfect sphere colliding with our fate
Bola sempurna yang bertabrakan dengan takdir kita
This story ends where it began!
Kisah ini berakhir di tempat ia dimulai!

Itulah terjemahan lirik dan artinya Octavarium, kini bernyanyi dan menikmati lagu Bahasa Inggris dari Dream Theater semakin asik karena sudah tahu interpretasi, fakta dan maknanya.

Contents
  1. 1. Lirik Lagu Octavarium - Dream Theater dan Terjemahan Lagu - Chords.id
  2. 2. Ganti Lirik Lagu Octavarium - Dream Theater dan Terjemahan Lagu - Chords.id
  3. 3. Author Lagu CHORDS.ID
Lagu Lirik Lagu Octavarium - Dream Theater dan Terjemahan Lagu - Chords.id diatas adalah lagu yang dinyanyikan oleh Dream Theater dengan genre dengan bahasa , Lagu diatas di kirim oleh CHORDS.ID pada Monday, 29 Jun 2026 | 12:01
Bagikan Chords / Lirik Lagu ini ke teman-temanmu :